Responsive Ads Here

Selasa, 27 Agustus 2019

Yang Berkontribusi Lebih Harus diakui Dan Dihargai, Meskipun yang Bersangkutan Menolaknya

Harus diakui, zaman sekarang sulit untuk menghargai sesorang, meskipun nyata kontribusinya ada.
Kondisi demikian terjadi karena ada sebuah rasa  kepentingan pribadi yang tidak berpihak. Sehingga, hal yang sebenarnya benar tetap dianggap salah.
Dan hal ini pun tak heran terjadi di dunia perpolitikan. Namun Perpolitikan pun harus mengedepankan etika kemanusiaan dengan salah satunya saling memghargai.
Kita sebenarnya kurang jujur. Sebab, meskipun kita tahu ada kebaikan pada seseorang namun dikarenakan kebaikan seseorang itu tak mengena pada dirinya sendiri maka hasilnya kita pura2 tidak tahu kebaikannya. atau berusaha menutupi kebaikannya. Lucu sekaligus miris memang kondisi ini.
Kita mesti  sadar dengan etika, meskipun ilmu pengetahuan kita tinggi.
Justru dengan ilmu pengetahuan yang tinggi maka harus sejalan dengan etika yang tinggi. Bukan malah meninggikan diri.
Itulah mengapa kami perlu memberikan penghargaan kepada Muhammad Yusuf sirat, S. IP. Karena kami selaku Ketua Ikatan Pemuda Guntung Punak (IPGP) merasa berterimakasih kepada Beliau, yang tak pernah putus2nya setiap tahun menjadi sponsor terbesar dalam kegiatan yang IPGP adakan.
Ini memang hal biasa, dan menjadi biasa-biasa saja jika tidak dilakukan pengakuan tersebut.  Tapi akan menjadi sesuatu yang berharga, jika kita lakukan bentuk pengakuan atas apa yang telah diberikan.



#myssponsorutama
#mysselaluberkontribusi

Selasa, 30 Juli 2019

KAPAL MELEDAK DAHSYAT : KARIMUN SEDANG BERDUKA

Kembali Perusahaan Galangan Kapal di Kabupeten Karimun mengalami ledakan. Kali ini dari PT. KMS. 


Rabu, akhir Bulan Juli 2019, menjadi sebuah tragadi yang tak disangka-sangka bagi keluarga korban Meledaknya sebuah kapal yang digarap oleh PT. KMS. 

Sebuah musibah yang sangat miris terjadi. Korban pun tak tanggung-tanggung. Dikabarkan ada yang meninggal ditempat dan lainnya masih dalam perawatan intensif. 

Tragedi ini pun menjadi musibah bagi perusahaan tersbut dan juga tentunya bagi pemilik kapal. 

Belum bisa dipastikan penyebab terjadinya ledakan dahsyat ini. 

Rasanya lama musibah yang terjadi di PT MOS sebelumnya. Juga Menelan korban, walaupun sudah diupayakan penyelematan. 

Karimun, masih dalam suasana berduka, karena beberapa rentetan peristiwa yg terjadi. Sepertinya belum ada pada suasana  yang menentramkan, kembali ada musibah yang tentunya membawa duka yang mendalam. 

Mari sama-sama kita mendoakan untuk para korban, perusahaan, dan  investor-investor yang menggunakan jasa masyatakat Karimun. 

Dan secara umum mari kita berdoa, untuk kebaikan Kabupaten Karimun yang kita cintai.. 







 


MENJADI PEMBICARA DENGAN TEMA MELAWAN HOAX







Setiap kali menjadi pembicara dalam sebuah kegiatan, saya selalu menyampaikan materi dengan tema hoax. Salah satu alasan kuat saya mengapa selalu menyampaikan materi yang bertemakan hoax, karena saat ini sudah banyak sekali orang-orang yang mencari informasi melalui media sosial. Selain mudah, informasi yang disajikan dalam media sosial sangatlah cepat. Mudah dan Cepat dalam mencari informasi dimedia sosial adalah hal yang wajar. Namun dibalik itu semua kita harus berhati-hati dalam menelan informasi tersebut. Karena banyak informasi yang bersifat palsu, atau pun informasi yang belum jelas kebenaranya. Hal ini harus menjadi perhatian utama agar kita tidak menjadi orang yang rugi karena menerima informasi yang salah. Menerima informasi yang salah akan mengakibatkan sesuatu yang berbahaya efeknya. Seperti fitnah, tipuan, kebohongan, adu domba dan hal lain yang sangat merugikan diri kita sendiri maupun berhubungan dengan orang lain. Tidak sedikit bagi kita, yang bertikai karena kesalahpahaman dalam menerima informasi. Pertikaian ini adalah salah satu akibat yang disebabkan karena menerima informasi yang tidak jelas atau hoax itu tadi. Maka dari itu, dalam setiap kesempatan berbicara didepan khalayak ramai, saya tidak pernah luput menyampaikan materi tentang hoax. Hal ini bertujuan agar orang-orang yang memperhatikan saya berbicara saat itu memperoleh pemahaman tentang bagaimna bijaknya dalam memperoleh informasi, sehingga dapat mengurangi gesekan sosial akibat dari informasi hoax. Walau bagaimanapun, kehidupan sosial kita saat ini tidak lepas dari aktivitas media sosial. Tidak memandang status sosial seseorang, semuanya sudah begantung pada teknologi komunikasi dalam menjalankan kehidupannya.

Senin, 29 Juli 2019

ROMANTIKA "MOYANG SERAGE " : Sebuah Kekuatan Cinta Sejati.


ilustrasi Moyang sergae (fb: moyang serage)

Angsana Dance mengangkat Moyang Serage dalam Parade Tari Daerah (foto : bung getty)



Dari hikayat sebuah lagenda,Balung Seraga nama asalnya,Ditemui oleh seorang raja,Di belantara yang tiada penduduknya


Sang baginda syak wasangka,Makhluk apakah gerangannya,Setelah dicukur rambut di tubuhnya,Ternyata seorang anak manusia


Alangkah terkejutnya Sang Baginda,Perburuannya dihentikan sudah,Rambut dicukur penuh seraga,Manusia pertama di pulau yang ditemuinya


Pulau Buru diberi nama,Moyang Seraga asal penduduknya,Tempat berburu Sang Paduka Raja,Di Temasik tempatnya bertahta


Puisi ini ditulis pada makam Moyang serage. Oleh PMP PI.

Dari kisahnya, konon moyang serage ditemukan oleh Raja yang sedang berburu di suatu pulau. Pada saat itu, perburuannya membuahkan hasil mahluk yang berbeda. Balong (bulu) yang tebal menyelimuti mahluk tersebut. Karena penasaran, Raja mencukur bulu tersebut, setelahnya ternyata mahluk tersebut adalah manusia.

Moyang Serage juga diangkat menjadi sebuah tari daerah, oleh Sanggar Angsana Kabupaten Karimun. Ditampilkan dalam parade Tari Daerah Provinsi Kepri 2019. Sanggar yang di garap oleh Bung Loni ini, mendapat gelaran juara pertama dalam menyajikan Moyang Serage Di atas pentas.

Dalan sinopsisnya, konon mahluk tersebut bernama jumat. Ianya seorang manusia biasa dan seorang suami yang sedang berburu seekor Rusa permintaan istri tercinta yang pada saat itu sedang hamil.

Pantang bagi Seorang Suami, untuk pulang tanpa membuahkan hasil. Oleh Karenanya, Jumat pun terus berburu dengan lamanya. Dan sangking Lama waktu berburu, Jumat pun tak perdulikan dirinya hingga tumbuh bulu di tubuhnya merata dan begitu lebatnya.

Dari sinopsis ini, dapat kita petik pelajaran, bahwa cinta sejati tumbuh pada setiap anak manusia.  Kekuatan Cinta Jumat terbukti dengan kisah ini. Karena Cintanya kepada sang Istri, jumat pun tak memperdulikan dirinya sendiri.

Kekuatan cinta, memang dapat mengubah jiwa manusia. Pengorbanan menjadi sebuah kewajiban untuk sebuah kekuatan cinta yang suci dan abadi. .

Moyang Serage, adalah simbol kekuatan cinta, ketulusan dan kesetiaan.  Moyang Serage menunjukkan kepada kita, bahwa cinta memang membutuhkan pengorbanan. Tidak ada alasan, demi membahagiakan seorang yang kita cintai.
MOYANG SERAGE adalah MONUMEN CINTA SEJATI .

#moyangseraga
#moyangsergakabkarimunburu

Kamis, 25 Juli 2019

KARIMUN KINI

MULAI DENGAN KASUS OTT KPK BERGESER PADA PENJAMBRETAN YANG HAMPIR TAK MASUK AKAL

Kali ini kita coba akan menelaah beberapa peristiwa viral yang terjadi di Kabupaten Karimun. Sebuah Kabupaten yang masih berkatagori aman tentram kini berubah sedikit mencekam. 

Mencekam karena semenjak OTT oleh KPK kepada Kepala Daerah Kepri,  membuat berbagai pihak terkait denganya merasa khawatir dan mungkin sedikit memgancam.  Kekhawatiran ini terlihat dengan pergerakan - pergerakan politis maupun sosial. Pergerakan Media -media pun sudah nampak menggambarkan kekusutan ini.
Tak hanya kekhawatiran bagi pihak - pihak terkait, bagi pihak lain juga mempelintir keadaan sehingga nuansanya menggiring isu - isu demi kepentingan pihak laon tersebut. 
Disaat-saat sontarnya pemberitaan maupun  isu OTT KPK, disaat itulah Masyarakat dihebohkan dengan kejahatan penjambretan, perampokan dan pencurian. Kini publik beralih informasi yabg bertemakan kejahatan tersebut. Hal ini wajar sebab kejahatan yang dilakukan  menampakkan kenekatannya sehingga seperti tidak nasuk di akal. 
Pasalnya kejahatan ini dilakukan terang- terangan. Hampir setiap hari ada saja yang memposting kejadian penjambretan, maling, penodongan, dan tertangkapnya pelaki pencurian motor. 
Lebih-lebih lagi, semakin banyak postingan dimedia tentang kejadian kejahatan tersebut, semakin gencar pula kejahatan tersebut terjadi. Itulah mengapa kita katakan tak masuk akal. 
Bahkan pihak keamanan pun, sudah memasang  himbauan-himbauan di tempat-tempat umum. Namun nyatanya, pelaku tetap menjalankan aksinya, entah itu berhasil atau tidaknya. 
Beginilah kondisi yang kita konsumsi setiap harinya. 
Serasa belum selesai kasus OTT dan keberlanjutannya, namun kini justru kasus kejahatan memulai babak demi babak. 
Kini kita harus berhati-hati pada kejadian kejahatan lebih fokus untuk keamanan diri kita masing-masing agar kita tak menjadi korban kejahatan yang memang benar-benar nekat. 
#sek
edaropini

Rabu, 24 Juli 2019

JAMBRET MARAK : SEBAIKNYA PERHATIKAN GAYA HIDUP KITA


"Akhir-akhir ini kasus jambret, pembobol rumah dan Curanmor sedang maraknya di Karimun, Kepri. Hampir tidak masuk akal, pasalnya Kejahatan ini dilakukan di siang hari dan lokasinya juga tidak terlalu sepi"

Bahkan, kejadian seperti ini jarak waktunya tak berselang lama. Hanya hitungan hari saja,  sudah tersebar hal yang sama. Seolah hampir tidak takut-takutnya para pelaku ini. Padahal, teknologi juga sudah canggih, 1 peristiwa saja terjadi langsung sudah bisa menyebar kemana-mana. Tapi Para pelaku memang nekat tidak perduli dengan itu semua. Yang penting selalu dapat "mangsa" dalam melakukan aksinya.

Lalu, apa sebenarnya yang melatarbelakangi kenekatan para pelaku ini?? 

Kita memang tidak bisa memastikan, apa penyebabnya. Namun kalau dikait-kaitkan dengan persoalan ekonomi ya masuk akal.
Karimun ini bukanlah daerah daratan yang cukup besar, dan hal ini tidak menjadi alasan bagi pelaku untuk merasa khawatir dalam melakukan kejahatannya.
Kalau karena alasan ada kesempatan, sepertinya kurang tepat. Pasalnya, kejadian ini berturut dan dilokasi yang tidak jauh dengan kejadian-kejadian sebelumnya.

Kita kembali ke hal ekonomi.
Memang kita sudah memasuki zona bonus demografi. Dimana, jumlah usia produktif atau usia pekerja lebih banyak ketimbang usia tidak pekerja (balita, anak-anak dan Lansia).

Bonus demografi sedikit memaksa bahwa setiap usia pekerja harus produktif. Harus menghasilkan, ya harus punya penghasilan.

Bonus Demografi akan berdampak positif bagi sebuah negara, apabila Para usoa produktif banyak yang memiliki SDM berkualitas dan sangat berproduktif. Namun akan menjadi ancaman bila Usia pekerja lebih banyak yang menjadi pengangguran.

Pengangguran ini terjadi karena
1. Tidak memiliki keterampilan
2. Memiliki keterampilan tapi tidak tersalurkan
3. Lapangan kerja sempit.

Ancaman bagi sebuah negara itu misalnya ya seperti ini akan terjadi kejahatan. Akhirnya membuat penduduk merasa kurang aman dan tentunya khawatir.

Apapun alasan mengapa kejahatan ini terjadi, tidak akan bisa menghilanglan  kejahatan tersebut walaupun alasan tersebut sudah ditangani jalan keluarnya.

Jadi sebaiknya, jaga diri masing-masing. Rubah pola hidup. Dan tentunya jangan menjadi bagian dari kejahatan.

Terkadang bukan karena kita yang jahat, tetapi kita yang membuat orang berniat jadi jahat. Mungkin karena sikap kita bergaul, atau  gaya hidup kita yang berlebihan sosialita akhirnya membuat orang mengambil kesempatan untuk melakukan kejahatan.

Kita bisa memulai dengan hal - hal kecil misalnya jangan main hp saat berkendara, pakai handsfree, pakai perhiasan berlebihan tidak memakai helm, tas yang tidak dimasukkan ke dalam Jok motor / bagasi motor lantaran supaya terlihat kalau tasnya bagus dll.
Keseringan keluar rumah, janji kawan sana sini, pertemuan sana sini, arisan sana sini, ngopi kafe sana sini.  Dan lain-lain urusan keluar rumah yang bulan karena pekerjaan dan tidak terlalu penting namun kita lakukan.
Inilah hal dimana terkadang gaya hidup kita juga memperngaruhinya.
Mungkin sebaiknya kita saling mawas diri masing-masing.
Kita semua pasti menginginkan kehidupan yang nyaman dan tentram. Tuntutan kebutuhan pokok saja yang kita utamakan. Selebihnya jangan terlalu dilayani. Karena tuntutan lain selain tuntutan pokok, maka semuanya sia - sia.
Dan sebenarnya tuntutan manusia itu tidak pernah ada habisnya jika selalu kita ladeni.

#sekedaropini

Selasa, 23 Juli 2019

HARI ANAK NASIONAL : ALARM BAGI ORANG TUA

Hari anak nasional yag diperingati setiap tanggal 23 Juli, menjadi sebuah "alarm" bagi kita selaku orang tua.

"kita diingatkan kepada sebuah anugerah Tuhan berupa tulusnya sebuah kasih sayang yang begitu tak ternilai harganya"

Menjalani kehidupan ini, kita selalu mencari titik kebahagiaan dari berbagai bentuk. Ada yang bahagia dengan harta, ada yang bahagia kuasa, yang semua itu merujuk kepada makna kebahagiaan itu adalah  sebuah kemewahan.
Seolah hidup tak bahagia jika tidak mewah. Rasanya kebahagiaan itu adalah palsu jika bentuknya tidak bisa dilihat dengan sebuah kemewahan.

Adalah sebuah kegagalan yang fatal jika hal tersebut dibenarkan. Kita dibohongi dan berbohong kepada dunia bahwa bahagia itu ya, mewah

Jika hal demikian telah melekat di otak dan masuk kedalam sanubari tubuh kita,  pada akhirnya? kota wajib memburu bahagia dengan kemewahan.

Padahal, kebahagiaan itu sebuah kemurnian  rasa.  Yaitu rasa kasih sayang (memcintai). Rasa itu kta bangkitkan. Bahkan kita hidupkan. Agar kita tahu makna dan tujuan kebahagiaan hakiki.
Kebahagiaan yang bersumber dari kemewahan bukanlah kebahagiaan yang hakikim Karena kemewahan tidak punya daya ukutr yang nyata.
Kasih sayang  melahirkan kebahgiaan. Meskipun selalu gak terlihat dengan fisik, namun kita mampu merasakannya.
Lihatlah cara Orang tua yang menyayangi anaknya.  Ada yang bekerja dengan tekun, ada yang rela merantau demi pencarian nafkah yang layak, ada yang semua dikerjakan yang penting halal, dan masih banyak lagi.. Cara orang tua menyayangi anak bukan dilihat dari seberapa bagusnya pemberian, tetapi seberapa tekunnya dalam mencari nafkah.

Nah begitu juga dengan orang tua.. Tak semua kemewahan yang kita berikan kepada anak petanda kita sudah melaksanakan sayang kita kepadanya.  Namun itulahn, yang namanya kasih sayang tak ternialai sehingga tak dapat kita gambarkan dengan simbol apapun.. Karena yang memberi adalah hati yang menerima dan merasakannya juga menggunakan hati.

Hari anak nasional jadikan momentum untuk kembali kepada hati yang bisa menyumberkan energi kasih sayang sejati. Mungkin selama ini kita hanya memberi tapi tak menggunakan hati.  Dengan momentum hari anak nasional ini, berilah kasih sayang sesuai dengan  apa yang diinginkan hati. Buialah keluarga kita dengan penuh kasih sayang.