Responsive Ads Here

Selasa, 23 Juli 2019

HARI ANAK NASIONAL : ALARM BAGI ORANG TUA

Hari anak nasional yag diperingati setiap tanggal 23 Juli, menjadi sebuah "alarm" bagi kita selaku orang tua.

"kita diingatkan kepada sebuah anugerah Tuhan berupa tulusnya sebuah kasih sayang yang begitu tak ternilai harganya"

Menjalani kehidupan ini, kita selalu mencari titik kebahagiaan dari berbagai bentuk. Ada yang bahagia dengan harta, ada yang bahagia kuasa, yang semua itu merujuk kepada makna kebahagiaan itu adalah  sebuah kemewahan.
Seolah hidup tak bahagia jika tidak mewah. Rasanya kebahagiaan itu adalah palsu jika bentuknya tidak bisa dilihat dengan sebuah kemewahan.

Adalah sebuah kegagalan yang fatal jika hal tersebut dibenarkan. Kita dibohongi dan berbohong kepada dunia bahwa bahagia itu ya, mewah

Jika hal demikian telah melekat di otak dan masuk kedalam sanubari tubuh kita,  pada akhirnya? kota wajib memburu bahagia dengan kemewahan.

Padahal, kebahagiaan itu sebuah kemurnian  rasa.  Yaitu rasa kasih sayang (memcintai). Rasa itu kta bangkitkan. Bahkan kita hidupkan. Agar kita tahu makna dan tujuan kebahagiaan hakiki.
Kebahagiaan yang bersumber dari kemewahan bukanlah kebahagiaan yang hakikim Karena kemewahan tidak punya daya ukutr yang nyata.
Kasih sayang  melahirkan kebahgiaan. Meskipun selalu gak terlihat dengan fisik, namun kita mampu merasakannya.
Lihatlah cara Orang tua yang menyayangi anaknya.  Ada yang bekerja dengan tekun, ada yang rela merantau demi pencarian nafkah yang layak, ada yang semua dikerjakan yang penting halal, dan masih banyak lagi.. Cara orang tua menyayangi anak bukan dilihat dari seberapa bagusnya pemberian, tetapi seberapa tekunnya dalam mencari nafkah.

Nah begitu juga dengan orang tua.. Tak semua kemewahan yang kita berikan kepada anak petanda kita sudah melaksanakan sayang kita kepadanya.  Namun itulahn, yang namanya kasih sayang tak ternialai sehingga tak dapat kita gambarkan dengan simbol apapun.. Karena yang memberi adalah hati yang menerima dan merasakannya juga menggunakan hati.

Hari anak nasional jadikan momentum untuk kembali kepada hati yang bisa menyumberkan energi kasih sayang sejati. Mungkin selama ini kita hanya memberi tapi tak menggunakan hati.  Dengan momentum hari anak nasional ini, berilah kasih sayang sesuai dengan  apa yang diinginkan hati. Buialah keluarga kita dengan penuh kasih sayang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar